| July 2009 | ||||||
| M | S | S | R | K | J | S |
|   |   |   | 1 | 2 | 3 | 4 |
| 5 | 6 | 7 | 8 | 9 | 10 | 11 |
| 12 | 13 | 14 | 15 | 16 | 17 | 18 |
| 19 | 20 | 21 | 22 | 23 | 24 | 25 |
| 26 | 27 | 28 | 29 | 30 | 31 |   |

Kalau kamu pikir pakai NARKOBA itu tidak merugikan siapapun, baca tulisan ini dan pikirkan… lihatlah betapa para pengedar menghalalkan segala cara demi uang dan tak memikirkan siapapun dan apapun kecuali kesenangan dirinya. Sayangi diri dan keluarga, juga lingkungan terdekat kita dari NARKOBA. Pengaruhnya yang berjangka panjang tidak hanya merusak diri, menghancurkan cita-cita, dan menghilangkan kesempatan terbaik tetapi juga sebuah keluarga, bangsa bahkan spesies bernama manusia kelak musnah hanya demi kenikmatan sesaat.
* * * * *
[note: kisah ini adalah kiriman e-mail dari seorang teman]
Seorang teman sekerja, punya adik wanita di Texas dan bersama suaminya membuat rencana untuk berlibur ke seberang perbatasan Mexico untuk berbelanja. Di menit terakhir, baby sitter mereka nggak jadi ikut dan mereka harus membawa anak mereka yang berumur 2 tahun bersama.
Ketika mereka sudah menyeberang dari perbatasan sekitar satu jam, tiba-tiba anak mereka berlarian ke pojok. Ibunya tentu saja megejar, tetapi anak tersebut hilang. Sebagai ibu, lalu mencari petugas kepolisian, petugas itu lalu meminta ibu tersebut pergi ke gerbang dan menunggu. Tidak mengerti apa maksudnya, ibu itu hanya menurut dan menunggu saja, sesuai permintaan polisi.
[klik pada judul untuk membaca selengkapnya]
Selang 45 menit kemudian, seorang pria mendekati perbatasan membawa seorang anak kecil yang hilang itu. Ibu ini lalu berlari menuju anak itu, dan bersyukur karena anak itu sudah ditemukan. Ketika Pria tadi sadar bahwa ibu tersebut ternyata orang tua dari anak kecil yang digendongnya, ia melempar anak tersebut dan lari. Polisi yang sudah menunggu menangkap pria itu.
Anak kecil itu sudah mati. Dalam 45 menit hilang, anak tersebut di belah terbuka, semua isi dalam tubuh dikeluarkan, dan diganti penuh dengan COCAINE. Pria tersebut, akan seolah-olah menyeberangi perbatasan dengan anak yang seolah-olah tertidur. Anak berumur 2 tahun itu sudah mati, kemudian akan dianggap hanya seperti sampah demi COCAINE milik seseorang.
* * * * *
Membaca kisah tersebut, saya percaya kita masih memiliki hati nurani untuk memberantas peredaran narkoba, setidaknya pada lingkungan terdekat, teman dan keluarga. Para penjahat semacam itu tak pernah peduli apapun dan siapapun kecuali keuntungan pribadi dari kehancuran orang lain. Apakah kita akan berdiam diri pada keadaan semacam ini? Ayo tunjukkan kepedulianmu!
Ada 3 buah komentar untuk Tidak hanya merusak, tetapi juga menghancurkan
Leave a reply